Total Tayangan Halaman

Selasa, 29 Juni 2010

Dana PNPM Untuk Simpan Pinjam Perempuan Cair

Selasa Pagi (29/6-2010) beberapa ibu-ibu dan berada di Balai Desa Doyong menanti pencairan SPP Program PNPM tahun 2010. Pukul 09.00 WIB Tim UPK kecamatan Miri hadir. Setelah mendapat penjelasan dari Tim Pengelola Kegiatan Desa Doyong dan dari Unit Pengelola Kegiatan Kecamatan Miri uang sebesar 36 juta yang di bagi dua kelompok. Tahun 2010 ini kelompok SPP yang mendapat pinjaman adalah kelompok SPP dukuh Pungkruk dan Kelompok SPP Dukuh Bibis ini berlangsung tertib. Sebanyak 23 orang yang terbagi dalam dua kelompok ini mendapatkan pinjaman yang bervariasi antara 500 ribu sampai 1 juta rupiah. Dengan sistem tanggung renteng diharapkan dapat dijadikan jaminan sehingga peminjam dapat lebih bertanggung jawab. Semoga dengan adanya Simpan Pinjam Perempuan dapat membantu keluarga kurang mampu dalam mengembangkan usahanya.

Minggu, 20 Juni 2010

Cahaya FC Unggul 1-0 melawan BFC

Dalam babak penyisihan Wonorejo Cup, Club sepak bola yang menjadi kebanggaan warga Desa Doyong mampu menang 1-0 atas Banaran FC yang diselenggarakan minggu 20 Juni 2010. Gol di menit ke 35 babak pertama ini di ciptakan oleh Ambang pemain muda yang baru 10 bulan bernaung di bawah bendera Cahaya FC. Sorak sorai suporter pun mulai membahana di stadion Wonorejo ini. Cahaya FC telah mempersiapkan diri dengan mengintensifkan jadwal latihan selama 3 minggu untuk mengikuti Wonorejo Cup ini. Pertandingan yang dimulai Pukul 15.30 WIB ini berjalan keras. Selama babak pertama 3 kartu kuning sempat dikeluarkan oleh wasit. Untuk mempertahankan kedudukannyadi babak kedua tiga orang pemain Cahaya FC kembali diganjar kartu kuning. Di babak kedua Cahaya FC sempat kewalahan menghadapi serangan Banaran FC .Tim yang berada di bawah asuhan Slamet dan Asisten Pelatih Agus Purnomo SE, yang dipercaya meramu komposisi pemain Cahaya FC, akhirnya mampu bertahan sampai wasit meniup peluit terakhir. Menurut manager Cahaya FC, Drs Yuwanto yang juga Kepala Desa Doyong, ”Cahaya FC harus lebih meningkatkan latihannya mengingat dalam laga selanjutnya harus berhadapan dengan tuan rumah”. Mohon doa restu dari seluruh suporter dan warga desa doyong karena Sabtu depan (26/6-red) Cahaya FC akan bertanding untuk masuk delapan besar.

Sambut Liburan Karang Taruna IPP Gelar Lomba Mewarnai

Di minggu pagi yang cerah tanggal 20 Juni 2010, tidak seperti biasanya balai desa doyong mulai tampak kesibukannya. Mulai pukul 07.30 tampak beberapa remaja yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pemudi (IPP) Rw. 04 Desa doyong mulai berbenah diri untuk menyelenggarakan lomba mewarnai Tingkat siaga dan Penggalang. Kegiatan yang telah direncanakan dengan matang 2 minggu yang lalu ini di mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Balai desa Doyong. Lomba mewarnai dengan tema Kesan Indah Masa Liburanku “ ini diikuti oleh 61 peserta yang tergabubg dalam dua kategori. Kategori Siaga diikuti oleh peserta yang masih duduk di Taman Kanak-kanak-SD kelas 2, sedangkan katergori Penggalang diikuti oleh peserta yang duduk di bangku kelas 3 SD-kelas 6SD. Dengan antusias Peserta yang datang sejak pagi dengan diantar orang tua maupun datang sendiri dengan sepeda. Dengan uang Pendaftaran Rp.5000, rupiah peserta mendapatkan Alat gambar dan Snack. Menurut Ketua Panitia Sdr.Zaini ” Dengan adanya Lomba mewarnai ini diharapkan disamping dapat mengisi liburan yang di mulai pada hari ini (Minggu 20/6-red), juga dapat memacu kreatifitas peserta yang sebagian besar berasal dari Desa Doyong dan sekitarnya”. Lomba mewarnai ini terbilang sukses berkat kerja sama 15 orang panitia ini selesai pad pukul 10.30 WIB. Pemenang Lomba mewarnai iniakan di umumkan saat acara sepeda Santai minggu depan (27/6-red). Dalam lomba mewarnai ini akan di ambil masing masing kategori Juara I, Juara II dan Juara harapan I.(Nindy)

Rabu, 26 Mei 2010

WRSE DESA DOYONG AKAN MENDAPAT SANTUNAN

WRSE....? APA yA? Itu mungkin yang ada di benak bloger yang membacanya. WRSE adalah singkatan dari Wanita Rawan Sosial Ekonomi. Sebelumnya pada bulan April 2010 telah di data oleh pemerintah Desa Doyong. Sebanyak 25 orang yang tergabung dalam 2 kelompok WRSE Desa Doyong pada hari selasa, tanggal 27 Mei 2010 ini mendapatkan Motivasi dan Pemantapan Keluarga Binaan Sosial Kegiatan Penyantunan Kepada Wanita Rawan Sosial dan Ekonomi(WRSE). Dalam Pementapan dan Motivasi ini dihadiri oleh Pembicara dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kabupaten Sragen, dan Pegawai BKK Kecamatan Miri. Dalam Acara ini di paparkan bahwa dalam bulan Juli mendatang akan mendapatkan Santunan Dana Sebesar masing masing 1 Juta rupiah yang bersifat perguliran. sehingga di harapkan dalam bulan berikutnya akan tercapai target 1 orang yang mendapat perguliran. Dalam kesempatan ini juga diadakan pelatihan memasak Kue Molen dan Pastel yang nantinya dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk mengembangkan usahanya. Enak lho Molennya!

Senin, 05 April 2010

PASTIKAN ANDA DI HITUNG

Indonesia kini sedang mempersiapkan sensus penduduk modern yang keenam yang akan diselenggarakan pada tahun 2010. Sensus-sensus penduduk sebelumnya diselenggarakan pada tahun-tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan 2000. Tidak mau ketinggalan Desa Doyong juga telah berbenah diri untuk pelaksanaan sensus Penduduk Tahun 2010(SP 2010). Terbukti telah dilaksanakan Pelatihan bagi Petugas Pencacah yang di dadakan di Balai Desa Doyong , yang diikuti Peserta dari berbagai Desa Diseluruh Kecamatan Miri. Untuk keperluan pencacahan ini di Desa Doyong akan dipekerjakan sekitar 6 orang pencacah yang diharapkan berasal dari wilayah setempat baik Perangkat Desa ( Bayan ), PNS Desa dan PNS Kecamtan, sehingga mengenali wilayah kerjanya secara baik. Pencacah dilatih secara intensif selama tiga hari sebelum diterjunkan ke lapangan.Dalam SP2010 akan diajukan sekitar 40 pertanyaan mengenai: kondisi dan fasilitas perumahan dan bangunan tempat tinggal, karakteristik rumah tangga dan keterangan individu anggota rumah tangga. Puncak kegiatan SP2010 berupa kegiatan pencacahan penduduk di semua wilayah geografis Indonesia secara serempak selama bulan Mei 2010 (Bulan Sensus). Pada 31 Mei 2010 akan dilakukan pembaharuan hasil pencacahan secara serempak dengan mencatat kejadian kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk yang terjadi selama Bulan Sensus dan menyisir serta mencatat penduduk yang tidak bertempat tinggal tetap (homeless). Tanggal 31 Mei 2010 merupakan Hari Sensus artinya data SP2010 yang dihasilkan merujuk pada hari sensus tersebut Bagi Warga Desa Doyong yang pada saat bulan Sensus Tidak bertempat tinggal Di Desa Doyong tentunya tidak akan dicatat dalam SP2010, Kecuali yang statusnya Kepala Keluarga yang menanggung biaya hidup keluarga yang thinggal di Desa Doyong ikut tercatat dalam SP 2010. Untuk itu bagi warga Desa Doyong yang Pada saat bulan sensus tidak berada di Desa Doyong atau bekerja di perantauan, PASTIKAN ANDA DIHITUNG dimana anda berada. Karena dipastikan anda tidak akan dihitung di Di Desa Doyong(KECUALI KEPALA KELUARGA. Sambut Petugas Pencacah dengan baik dan berikan jawaban yang sebenar benarnya....!!!

Jumat, 05 Maret 2010

Dengan Program PAMSIMAS Warga Desa Doyong tak lagi kesulitan air Bersih

sebuah pemandangan tak lazim terliahat disekitar masjid Al-hidayah Doyong. tepatnya disebelah utara-timur terdapat bangunan berwarna biru yang menjulang setinggi 9 m. Tak salah lag, bangunan tersebut adalah bak penampung ar ( reservoar ) yang dibangun dari dana APBN yang berasal dari Bank Dunia serta swadaya dari masyarakat.
memang pada tahun 2009 yang lalu desa Doyong mendapat program pamsimas yang mulai dikerjakan pada bulan Nopember 2009. Program tersebut melioputi Pembangunan sarana air minum dan sanitasi sekolah, pelatihan dan penyuluhan kesehatan masyarakat.
bak penampung air tersebut dihareapkan mampu memberikan pelasanan air bersih kepada 200 Kepala keluarga (KK ) di desa Doyong mengingat kondisi sumur tanah yang dimiliki warga di musim kemarau mengalami kekurangan debit air dan tingginya zat kapur yang terkandung, maka dengan adanya pembangunan sarana air bersih ini masyarakat banyak mendapatkan manfaatnya. Pada awal bulan Pebruari 2010 warga masyarakat sudah mulai merasakan manfaat adanya Reservoar ini, meskipun yang pasang Pam baru 70 KK. sehingga diharapkan masyarakat yang lain juga ikut memanfaatkan Air bersih untuk kebutuhan sehari hari, sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan.

Rabu, 23 Desember 2009

Doyong Juara III Kopral/Pandir Tk. Kabupaten

Anak anak jaman sekarang mungkin tidak mengenal olahraga permainan Pandir/kopral. wajar saja di teknologi digital semakin maju, tentu mereka lebih senang bermain game atau PlayStation. Namun berbeda dengan kabupaten Sragen, setalah dibentuk Federasi Olah raga Masyarakat Indonesia (FOMI) sampai ke tingkat kecamatan, olah raga yang sifatnya non prestasi ini kembali diperkenalkan kepada masyarakat, sampai pada akhirnya diadakan kompetisi antar kecamatan.
Desa Doyong yang ditunjuk mewakili kecamatan Miri sebagai peserta olahraga Pandir/Kopral ini tak tinggal diam. Berbagai persiapan pun dilakukan mulai dari latihan di lapangan ruput maupun di lapangan tanah. setelah berjuang keras mengalahkan lawan lawannya di tingkat eks kawedanan Gemolong, peserta Pandir/Kopral Desa Doyong pun lolos untuk mengikuti kejuaraan di tingkat kabupaten. Rabu pagi tanggal 16 Desember 2009 disertai dengan iringan doa masyarakat Desa Doyong yang waktu itu berada di Pasar Doyong, Tim dari desa Doyong pun berangkat dengan niat dan semangat untuk memberikan yang terabaik. Setelah menang di babak penyisihan namun Tim dari Desa Doyong yang mewakili Kecamatan miri terpaksa mengakui keunggulan dari Kecamatan Sukodono. Tapi Tim dari Desa Doyong Yang berjumlah 5 Orang ( 2 Putra dan 3 Putri ) ini tidak patah semangat, karena peluang untuk memperebutkan juara III dan IV masih terbuka lebar. Akhirnya setelah melalui babak penentuan (Long Set) Peserta Pandir / Kopral dari Desa Doyong pun berhasil merebut Juara III unggul dari Kecamatan Sragen yang hanya mendapatkan Juara IV. Amiin...!!

Rabu, 02 Desember 2009

BLOG DOYONG OFFLINE

Kebanyakan orang menganggap angka 13 merupakan angka keramat yang selalu membuat sial bagi yang mendapatkannya. Terlepas dari percaya atau tidak anggapan tersebut, yang jelas tepat pada angka tersebut kesialan telah menimpa blog desa doyong sehingga menghambat informasi bagi para bloger desa doyong.

Hari itu tanggal 13 Nopember 2009, tepatnya pukul 13.13 WIB terjadi hujan deras yang disertai dengan angin kencang di desa doyong dan sekitarnya. kejadian tersebut membuat beberapa atap rumah berserakan dan tidak sedikit pohon yang tumbang. tidak dapat dielakkan lagi angin kencang yang berputar putar selama kurang lebih 1 jam ini membuat roboh tower internet yang ada di samping kantor desa doyong. Praktis jaringan internet yang selama ini di pakai terputus. tidak tanggung tanggung, tower yang menjulang setinggi 21 Meter ini roboh menimpa bagian kecil bangunan TK Desa Doyong.  Yang menjadi parah lagi, tower tersebut menimpa jaringan listrik yang ada di sebelah nya. Pihak instansi terkait pun tak tinggal diam, evakuasi tower yang roboh pun dilakukan sejak pukul 16.30 WIB yang dilakukan oleh pihak PLN, Pemdes Desa Doyong dan PDE Kabupaten Sragen. Meskipun dalam kondisi di guyur hujan rintik rintik, akhirnya evakuasi berjalan lancar sampai pukul 19.00 WIB.

Sampai saat ini pembangunan tower masih dalam tahapan pembangunan pondasi, sehingga akses internet masih OFF selama waktu yang tidak bisa ditentuka. Ni aj upload nya dari warnet.....!!! hi hi hi  jadi sedih, Apa gara gara angka 13 ya ??? 

Selasa, 13 Oktober 2009

Dengan PNPM Desa Doyong Rehab Jalan

Minggu Pagi tanggal 4 Oktober 2009 tidak seperti biasanya bagi warga Dk. Ngempritan ( Rt. 05 desa Doyong). Kesibukan mulai tampak sekitar pukul 08.00 Pagi, sebagian warga sudah mulai aktifitasnya kerja bakti dalam rangka pembangunan jalan Ngempritan- Ngalup yang di biayai dari program PNPM Mandiri Perdesaan.
Setelah sekitar enam bulan melalui berbagai musyawarah baik di tingkat dusun ( Musyawarah Dusun / Musdus), hingga di tingkat kecamatan ( Musyawaran Antar desa/ MAD), akhirnya kegiatan yang didanai PNPM ( Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Perdesaan berhasil terelaisasi. Sesuai dengan RAB ( Rencana Anggara Biaya), kegiatan fisik yang akan dilakukan Masyarakat Desa Doyong berupa Jalan yang menghubungkan Desa Doyong ( Ngempritan-red) hingga dk. Ngalup yang masuk wilayah Ds. Giri Margo segera selesai dalam jangka waktu 30 hari.
Jalan sepanjang kurang lebih 1,2 Km ini diharapkan mampu memberikan peranan bagi masyarakat desa Doyong dan sekitarnya. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi didukung dengan sarana infrastruktur yang memadai. Jalan yang menghubungkan kedua belah desa ini merupakan jalan menuju makam Ngalup dan jalan tembus ke desa Giri margo ( SMP N 1 Miri). disamping itu Masyarakat dapat menghemat waktu dan menghindari tanjakan curam yang ada di Dk. Pungkruk.
Tidak ketinggalan Peran serta masyarakat serta masyarakat Pungkruk, Bulu, dan Ngempritan baik berupa swadaya biaya, tenaga dan pikiran sehingga Program tersebut dapat selesai pada akhir bulan Oktober 2009 ini. Semangat Buat Warga Desa Doyong......!!

Jumat, 10 Juli 2009

Pilpres 5 Menit Untuk 5 Tahun !!!!!!

Untuk kedua kalinya rakyat Indonesia melaksanakan Pemilu Presiden (Pilpres) secara langsung. Setelah Pemilu Legisilatif bulan April lalu, Pilpres dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada hari Kamis (8/7). Melalui pesta demokrasi inilah rakyat Indonesia menentukan pemimpin bangsa selama lima tahun mendatang. Pelaksanaan Pemilu Presiden kali ini masih sama dengan sistem pada pemilu legislatif lalu yakni dengan cara mencentang. Sejak pukul 8 pagi sebagian besar warga Doyong mulai mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lingkungannya masing-masing untuk mengunakan hak pilihnya. Seperti yang terlihat di sebuah Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Desa Doyong. Puluhan warga mendatangi kediaman Pak Harjo Sutiyo untuk menggunakan hak pilihnya. Di kediaman Pak Harjo sutiyo yang akrab di panggil Pak De Sur ini, telah dipersiapkan empat buah bilik suara dan sebuah kotak suara. Di lingkungan rumah bernuansa Jawa tersebut warga nampak tertib dan masuk satu persatu mengikuti proses pemungutan suara.
Terpisah, salah satu Panitia Pemungutan Suara (PPS), , menjelaskan setelah penghitungan suara diketahui bahwa jumlah pemilih di TPS Doyong ini sebanyak 498 orang. Pemilih yang hadir dan menggunakan suara sebanyak 498 orang, dengan suara sah sejumlah 325 dan tidak sah 15. Hasil perolehan suara di TPS ini menunjukan, pasangan Capres Mega-Prabowo unggul dengan perolehan suara 197. Berikutnya Pasangan Capres SBY- Boediono memperoleh 111 suara, dan JK-Wiranto mendapat 17 suara